Updates! Curhat!

Hihihihi …. gaya banget yah judulnya

Ehemmm….. memang blog ini rada-rada terlantar ya. Duhhhh … untung ada sahabat saya yang ngingetin untuk update. Hihihihi thank’s Ris.

Sebenernya, ide untuk nulis itu banyak datang, tapi biasanya datangnya jam segini nih, dini hari, dikala the krucils udah tidur, nyenyak dan saya bisa berlama-lama di depan PC. Tapi biasanya saya pun udah terlelap jam segini karena capek seharian main sama anak-anak.

Okelah, saya mau update sedikit tentang the Ganeshas, kami semua baik-baik saja, alhamdulillah … saya dan mas Yudi masih terus belajar untuk menyesuaikan diri dan berkembang bersama anak-anak kami. Kalau boleh saya curhat, satu hal yang paling berat dilakonin sebagai orangtua adalah memberikan contoh yang baik.

Hehehehe … ternyata gak gampang ya untuk melakukan sesuatu itu ‘dengan benar’ sebagai contoh, setiap berangkat ngajar, jika naik kendaraan umum, saya harus memaksa diri untuk turun di halte yang jaraknya masih sekitar 200 meter dari kampus. Kenapa? Walaupun bisa aja berhenti di tengah jalan dan langsung nyebrang ke arah kampus seperti yang dilakukan oleh orang lain, tapi saya berkata sama diri sendiri dan mencoba untuk menyemangati diri, “kalau saya gak melakukan hal yang benar … bagaimana saya bisa mengajarkan anak-anak saya akan hal yang benar?”

Semangat itu pula yang saya tekankan di kepala saya setiap kali ada pilihan antara ‘the quick and easy‘ dan ‘the right thing to do‘ dalam melakukan apa saja. Jangan sampai, karena keinginan saya untuk cepat dan mudah, saya mengabaikan fakta bahwa apa yang saya lakukan akan ditiru dan diulangi oleh anak-anak saya. Bicara tentang meniru …. aduhhh anak-anak ini adalah jagoannya dalam menyerap apa saja yang ada di lingkungan mereka. Mereka ini bagai sebuah spons super besar yang menyerap apa saja, baik maupun buruk dari orang-orang dan lingkungan mereka.

Ternyata tidak mudah untuk selalu menyadari bahwa ada ‘penyerap informasi’ aktif … yang memperhatikan serta meniru apa saja yang kita lakukan. Setelah saya menjadi ibu, saya sadar banyak sekali hal-hal yang tidak saya lakukan dengan ‘benar’. Hal inilah yang selalu menjadi tantangan bagi saya, untuk saya perbaiki sedikit demi sedikit agar anak-anak saya nanti bisa mencontoh dan (harapan saya) menjadi manusia yang lebih baik daripada saya. Menjadi orangtua ternyata juga menjadi proses untuk  ‘belajar kembali’ akan banyak hal dalam hidup….. =)

2 thoughts on “Updates! Curhat!

  1. hihi. setuju sar. Skrng E masih bayi dan belum bisa ngomong pun, gw sama D sdh sering kl mau kesel, kerap tahan diri dan pilih kata kl pas lagi di depan E. Krn matanya langsung besar membundar, begitu liat keruh muka gw beda sedikiiit aja. Mungkin cuma perasaan gw doang, tp kyknya dia ngerti kl ibunya lagi susah, sedih, marah, atau kesel. Jd musti hati2 mengungkapkan perasaan, spy jgan sampai dia besar jadi sama nggak sabarannya kyk gw.

    1. Hihihi … bener banget Ris. Anak-anak memiliki sense yang sangat bagus, mungkin karena mereka belum memiliki persepsi mereka sendiri terhadap berbagai hal. Mereka ini sangat mudah dalam menangkap ‘aura’ lingkungan mereka. Seperti kata elo, kalo kita orang tuanya dalam keadaan senang, susah, stress, mereka cepet sekali pick up energi negatif kita, so be very careful.

      Kalo gue lagi stress, pasti anak-anak rewel. Pasti itu mah, selain ikatan emosional kita dengan bayi-bayi ini, ya itu tadi diatas, sense mereka sangat peka. So … usahakan selalu ceria ya (walopun susahhhhhh banget) hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *