Antara Cinta, Cinta dan Cinta ….

Saya mau curhat,

Sudah hampir satu bulan ini saya kembali mengajar. Dalam seminggu, dua kali saya harus meninggalkan anak-anak saya di rumah. Sedih juga rasanya harus meninggalkan buah hati saya di rumah. Nampaknya saya ini bukan tipe wanita karir yang mampu berkuat hati untuk meninggalkan anak-anak. I’m a marshmallow, I melt easily with the warmth of my children’s embrace. Hiihihihih ….

Di lain pihak, saya CINTA sekali mengajar. Mungkin kalo saya boleh pinjem istilahnya René Suhardono, mengajar is my passion! Berdiri di depan kelas, berdialog, berbagi, menerima umpan balik, ah mengingatnya saja saya merasa berpendar. Ketika tawaran untuk mengajar secara tetap datang, I’m torn in between. Kalo boleh saya analogikan, mengajar itu cinta pertama saya, sementara anak-anak adalah love of my life. Ah …

Ketika saya berdiskusi dengan suami tercinta, seperti biasa, jawaban beliau adalah senyum yang paling hangat sembari berkata bahwa keputusan ada ditangan saya. Melalui mata suami saya, saya merefleksikan kembali apa yang menjadi komitmen kami di hari kami berdua memutuskan untuk menikah. Membina keluarga, dimana setiap anggota keluarga adalah yang pertama dan utama. Hm…

Berat … tapi akhirnya saya memutuskan untuk tidak segera menerima tawaran tersebut. Saya hanya berharap, tawaran itu akan ada di hari saya siap untuk kembali keluar sana untuk berkarya penuh. Oh cinta pertama … tunggulah saya!!!!

2 thoughts on “Antara Cinta, Cinta dan Cinta ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *